Fungsi scrap metal bagi industri baja jauh lebih besar dari sekadar limbah logam bekas.
Besi tua dari konstruksi, peralatan rumah tangga, hingga kendaraan usang adalah sumber daya strategis yang bisa didaur ulang menjadi billet, besi beton, dan produk baja berkualitas tinggi. Simak perannya bersama Mulia Steel!
Fungsi Utama Scrap Metal Bagi Industri Baja
1. Bahan Baku Produksi Baja Baru
Scrap digunakan sebagai input utama di Electric Arc Furnace (EAF). Dari sinilah lahir billet baja yang kemudian diolah menjadi besi beton, wire rod, dan profil baja.
2. Kurangi Ketergantungan pada Bijih Besi
Dengan memanfaatkan scrap, industri baja bisa kurangi impor bijih besi yang harganya fluktuatif. Ini penting untuk ketahanan pasokan nasional.
3. Efisiensi Energi & Biaya
Melebur scrap butuh 60% lebih sedikit energi dibanding dari bijih mentah. Hasilnya? Biaya produksi lebih rendah dan proses lebih cepat.
4. Mendukung Ekonomi Sirkular
Scrap metal adalah bentuk nyata daur ulang. Limbah logam yang terbuang bisa jadi produk bernilai tinggi — wujud nyata industri hijau.
5. Ramah Lingkungan
Pemanfaatan scrap membantu turunkan emisi karbon hingga 75%. Ini selaras dengan dorongan pemerintah menuju green steel.
Kegunaan Scrap Metal di Berbagai Sektor
Scrap tidak hanya untuk baja, tapi juga dipakai di banyak industri:
- Konstruksi: Untuk besi beton, baja WF, kanal C.
- Otomotif: Komponen mesin, rangka mobil, roda.
- Elektronik: Tembaga, aluminium, nikel untuk kabel & baterai.
- Rumah Tangga: Kompor, panci, furnitur logam.
- Kemasan: Kaleng minuman dari aluminium daur ulang.
Mengoptimalkan Scrap Metal untuk Produksi Baja Nasional
Sebagai produsen billet, Mulia Steel memanfaatkan scrap metal sebagai bahan baku utama. Strategi ini menjaga pasokan stabil dan mendukung keberlanjutan.
Keunggulan Mulia Steel dalam Pengolahan Scrap
- Seleksi ketat: Scrap dipilah bebas dari kontaminasi non-logam.
- Teknologi modern: Peleburan dengan furnace canggih untuk hasil optimal.
- Produk SNI: Seluruh output sesuai standar nasional & internasional.
- Kontribusi lingkungan: Kurangi limbah logam & jejak karbon.
Mengapa Scrap Penting bagi Indonesia?
Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi baja nasional >15 juta ton/tahun, tapi produksi lokal masih terbatas.
Dengan manfaatkan scrap, Indonesia bisa:
- Kurangi ketergantungan impor.
- Tekan biaya infrastruktur.
- Perkuat kemandirian industri baja.
Scrap Metal: Fondasi Baja Berkelanjutan
Scrap metal bukan sampah — ia adalah fondasi baru bagi industri baja modern. Fungsinya sebagai bahan baku, penghemat energi, dan penggerak ekonomi sirkular membuatnya vital.
Dengan teknologi modern, Mulia Steel menjadi pelopor pengolahan scrap untuk kemandirian baja Indonesia. Kualitas terjaga, pasokan aman, dan lingkungan tetap lestari.
Ingin jual scrap metal Anda? Hubungi Mulia Steel sekarang dan dapatkan harga kompetitif!