1. Apa Itu Struktur Mikro Baja?
Struktur mikro mengacu pada susunan kristal dan fase metalurgi di dalam baja. Pembentukan struktur ini terjadi selama proses pendinginan dari baja cair. Butir-butir (kristal) baja yang halus dan seragam sangat diutamakan karena:
- Meningkatkan Kekuatan: Batas butir bertindak sebagai penghalang bagi pergerakan dislokasi, sehingga meningkatkan kekuatan leleh baja (*Yield Strength*).
- Meningkatkan Ketangguhan (*Toughness*): Struktur butir halus memberikan jalur yang lebih sulit bagi retakan untuk tumbuh, membuat baja lebih tahan terhadap patahan (fraktur).
2. Kontribusi Continuous Casting
Proses Continuous Casting yang dioperasikan oleh Mulia Steel berperan sangat penting dalam mengontrol struktur mikro:
Pendinginan Terkontrol: Dalam *Continuous Casting*, laju pendinginan (terutama di zona pendinginan sekunder) dikontrol secara cermat. Pendinginan yang optimal menghasilkan **Struktur Butir Baja** yang lebih seragam dan halus, dan meminimalkan segregasi (pemisahan) elemen paduan, yang menghasilkan Homogenitas Baja yang lebih baik.
3. Pengujian Metalografi (Quality Control)
Untuk memverifikasi Kualitas Metalurgi Baja, Mulia Steel melakukan **Pengujian Metalografi** pada sampel Billet dan Bloom. Pengujian ini melibatkan pemotongan, pemolesan, dan etsa sampel untuk kemudian diperiksa di bawah mikroskop dengan perbesaran tinggi. Tujuan utamanya adalah:
- Memeriksa ukuran butir.
- Mendeteksi cacat internal yang tidak terlihat (porositas atau segregasi).
- Memastikan tidak adanya zona struktur yang kasar (*coarse grain*) yang dapat menyebabkan kerapuhan.
Kesimpulan
Kualitas Billet dan Bloom yang superior dari Mulia Steel adalah hasil dari perpaduan antara kontrol komposisi kimia yang ketat dan proses Continuous Casting Mikro yang menghasilkan Struktur Butir Baja yang ideal. Struktur ini memastikan bahwa baja setengah jadi kami adalah bahan baku terbaik untuk menghasilkan produk jadi dengan performa mekanik yang maksimal.