Di tengah persaingan industri global yang semakin ketat, kekuatan sebuah negara tidak hanya ditentukan oleh kapasitas produksi, tetapi juga oleh kemampuannya menciptakan ekosistem industri yang efisien, inovatif, dan berkelanjutan. Dalam konteks Indonesia, sektor baja menjadi salah satu elemen kunci pendorong daya saing nasional. Salah satu perusahaan yang aktif berkolaborasi dengan pemerintah untuk memperkuat industri ini adalah Mulia Steel, produsen billet dan produk baja yang terus berkembang pesat.
Melalui program bersama, investasi berkelanjutan, dan inisiatif strategis, Mulia Steel mengambil peran signifikan dalam membantu pemerintah meningkatkan kualitas industri baja nasional serta daya saing Indonesia di pasar regional dan global.
-
Sinergi untuk Penguatan Industri Baja Nasional
Mulia Steel memahami bahwa industri baja adalah fondasi bagi pembangunan infrastruktur, manufaktur, dan transformasi industri Indonesia. Oleh karena itu, perusahaan menjalin kolaborasi aktif dengan berbagai lembaga pemerintah untuk:
- Meningkatkan kapasitas produksi nasional
- Mengurangi ketergantungan impor
- Mendorong ekspor produk baja berkualitas
- Mendukung standar industri yang lebih tinggi
Kerja sama ini memperkuat rantai pasok domestik, menciptakan stabilitas harga, dan membantu Indonesia memperkuat kemandiriannya dalam industri strategis.
-
Dukungan Terhadap Program Hilirisasi Industri
Salah satu fokus utama pemerintah adalah mendorong hilirisasi agar Indonesia tidak hanya mengekspor bahan mentah, tetapi juga mampu memproduksi produk bernilai tambah tinggi. Mulia Steel menjadi bagian penting dari langkah ini dengan membangun fasilitas produksi yang mampu mengolah scrap steel dan bahan baku domestik menjadi:
- Billet baja berkualitas tinggi
- Produk setengah jadi untuk pabrik rolling
- Material yang siap digunakan untuk konstruksi dan manufaktur
Kontribusi ini sejalan dengan visi pemerintah dalam meningkatkan nilai tambah di dalam negeri dan memperkuat struktur industri nasional.
-
Kolaborasi di Bidang Standarisasi dan Kualitas
Pemerintah, melalui lembaga seperti BSN, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan, terus mendorong peningkatan mutu produk baja nasional agar mampu bersaing dengan produk impor. Mulia Steel berperan aktif dalam:
- Sertifikasi SNI untuk seluruh produk billet
- Penerapan standar mutu internasional
- Pelatihan teknis untuk memastikan kualitas produksi berkelanjutan
- Pengujian kualitas melalui laboratorium bersertifikasi
Dengan mengikuti standar-standar tersebut, Mulia Steel memastikan produk yang dihasilkan memenuhi kebutuhan pasar domestik dan siap memasuki pasar ekspor.
-
Peningkatan Kapasitas SDM Melalui Program Pelatihan Bersama
Pembangunan industri tidak akan berjalan tanpa sumber daya manusia berkualitas. Mulia Steel bekerja sama dengan pemerintah daerah dan kementerian terkait untuk:
- Mengadakan pelatihan operator pabrik dan teknisi
- Program magang industri untuk siswa SMK dan politeknik
- Peningkatan kompetensi engineer dan quality specialist
- Pelatihan keselamatan kerja berdasarkan standar K3 nasional
Program ini tidak hanya memperkuat SDM internal Mulia Steel, tetapi juga membantu pemerintah meningkatkan kompetensi tenaga kerja industri di wilayah setempat.
-
Investasi pada Teknologi Bersih dan Efisiensi Energi
Pemerintah Indonesia mendorong industri untuk mengadopsi teknologi ramah lingkungan demi menekan jejak karbon nasional. Mulia Steel mengambil langkah nyata melalui:
- Penggunaan teknologi waste heat recovery system
- Optimalisasi Electric Arc Furnace (EAF) yang hemat energi
- Pengelolaan limbah slag menjadi bahan konstruksi
- Pengurangan emisi gas buang melalui sistem filtrasi modern
Inisiatif ini tidak hanya mendukung target Net Zero Emission 2060, tetapi juga meningkatkan daya saing produk Mulia Steel di pasar global yang kini lebih ketat terhadap isu lingkungan.
-
Kontribusi Terhadap Ketahanan Infrastruktur Nasional
Melalui kerja sama dengan kementerian dan pemerintah daerah, Mulia Steel berperan menyediakan material baja untuk berbagai proyek strategis nasional, seperti:
- Pembangunan pelabuhan dan jembatan
- Proyek jalan tol dan rel kereta
- Kawasan industri dan pusat manufaktur
- Pembangunan fasilitas energi dan utilitas
Dengan pasokan baja yang stabil dan berkualitas, proyek-proyek tersebut dapat berjalan lebih efisien dan terjaga keamanan strukturnya.
-
Dukungan untuk Program Ekspor dan Daya Saing Regional
Pemerintah terus mendorong industri domestik untuk memperkuat ekspor, terutama ke Asia Tenggara. Mulia Steel bekerja sama dalam:
- Penyusunan roadmap ekspor produk baja
- Harmonisasi standar perdagangan dengan negara lain
- Penguatan diplomasi dagang
- Peningkatan kualitas produk billet untuk memenuhi spesifikasi berbagai negara
Kini, produk Mulia Steel telah memasuki pasar Asia Tenggara dan berkontribusi terhadap peningkatan devisa negara.
-
Dampak Kolaborasi: Industri Baja Nasional yang Lebih Kuat
Kolaborasi Mulia Steel dengan pemerintah memberikan dampak signifikan:
- Kapasitas produksi nasional meningkat
- Industri baja domestik lebih mandiri
- Daya saing Indonesia di tingkat ASEAN naik
- Teknologi industri semakin maju
- SDM industri lebih kompeten
- Infrastruktur nasional berkembang lebih cepat
Kolaborasi ini menciptakan ekosistem industri yang lebih kuat, stabil, dan siap menghadapi persaingan global.