1. Pentingnya Akurasi Dimensi dan Toleransi
Setiap pabrik pengerolan merancang urutan rolnya (*pass schedules*) berdasarkan dimensi awal Billet atau Bloom yang sangat spesifik. Penyimpangan dimensi dapat menyebabkan masalah serius:
- Ketidaksesuaian dengan Rol: Jika Billet terlalu besar, ia mungkin tidak masuk atau merusak rol pengerolan. Jika terlalu kecil, baja mungkin “bergeser” atau tidak terrol secara merata.
- Variasi Produk Akhir: Toleransi Dimensi Bloom atau Billet yang buruk akan menghasilkan produk akhir (misalnya, *rebar* atau H-Beam) dengan variasi dimensi yang tidak seragam, melanggar standar SNI.
- Penyebab *Cobble*: Ketidakakuratan dimensi merupakan penyebab utama *cobble* (gulungan baja yang tersangkut dan kusut) di *rolling mill*, yang menyebabkan *downtime* yang mahal.
2. Kontrol Kualitas Permukaan (*Surface Quality*)
Permukaan Billet dan Bloom harus sehalus mungkin, bebas dari retakan, goresan dalam (*scabs*), atau inklusi non-logam. Cacat permukaan akan langsung diteruskan dan diperparah selama proses pengerolan, berakhir sebagai Cacat Permukaan Baja pada produk jadi.
- Retak (*Cracks*): Retakan mikro pada permukaan Billet dapat tumbuh menjadi retakan besar selama pengerolan panas. Retakan ini biasanya ditangani dengan proses *scarfing* atau *grinding* sebelum pengerolan.
- Lapisan Oksida (*Scale*): Meskipun ada *scale* yang normal, *scale* yang berlebihan atau tidak seragam dapat menyebabkan cacat saat masuk ke rol.
3. Peran Continuous Casting dalam Kontrol Fisik
Teknologi *Continuous Casting* (Pengecoran Berkesinambungan) Mulia Steel adalah kunci untuk mencapai Kualitas Permukaan Billet dan Akurasi Dimensi yang tinggi:
Desain Cetakan (*Mold*): Cetakan yang presisi dan osilasi yang dikontrol secara digital memastikan dimensi awal yang sangat akurat. Pendinginan sekunder yang seragam meminimalkan distorsi dan tekanan yang dapat menyebabkan retak permukaan.